Selasa, 08 Agustus 2017

Kain Batik Hitam lawasan dan sogan

Kain Batik Hitam bisa dikatakan paling mendominasi pada zaman dahulu. Baik itu kain yang digunakan untuk bahan batik atau motif yang digambarkan pada batik. Motif yang minimalis atau warna hitam yang mendominasi membuat si pemakainya tampak begitu elegan dan juga berwibawa. Terkesan sederhana tetapi memiliki makna yang sangat mendalam. Bahkan, batik dengan motif hitam atau kain hitam masih cukup diminati sampai saat ini. Banyak kalangan yang memilih mengenakan kain motif klasik ini untuk busana koleksinya.

Kain Batik Hitam


Lahirnya batik hitam ini tidak luput dari minimnya proses pewarnaan kala itu. Tidak seperti sekarang ini, pada zaman dahulu belum ada teknik pewarnaan yang canggih. Semuanya masih dilakukan secara manual atau tradisional. Zaman dahulu, proses pewarnaan masih menggunakan bahan dari alam atau disebut bahan alami. Dan belum mengenal yang namanya pewarna buatan atau sintetis.


Biasanya warna-warna yang dihasilkan ini didapatkan dari sejumlah pohon. Bisa itu dari daunnya, bunganya bahkan juga getahnya pun bisa dijadikan sebagai bahan campuran untuk pewarna. Dengan perpaduan ini menghasilkan warna yang sangat menarik meski warnanya tidak bisa bervariasi. Meskipun ilmu pengetahuan tentang warna belum secanggih saat ini, tetapi orang-orang tradisional sangat paham dengan karakteristik pohon maupun tanaman yang dapat menghasilkan warna yang bagus. Sehingga mereka pun bisa meracik sendiri perpaduan bahan pewarna untuk kain batik.

Kain Batik Hitam dalam pewarnaan kombinasi


Proses pewarnaan kain batik ini biasanya bergantung pada berapa lama proses pencelupan dilakukan serta bahan yang digunakan. Semakin gelap warna yang diinginkan, maka proses pencelupannya pun juga semakin lama. Misalkan untuk mendapatkan warna gelap seperti biru tua atau hitam, kain harus dicelupkan pada pewarna yang sudah disiapkan selama berhari-hari, yakni antara delapan sampai 10 hari.
Selain itu, jika ingin mendapatkan warna coklat soga maka bahan yang dibutuhkan untuk pewarna yakni dari kulit pohon soga. Dengan menggunakan bahan pewarna ini maka warna yang dihasilkan adalah kuning muda sampai coklat gelap, ini tergantung berapa kali atau lama proses pencelupan itu dilakukan. Dan dari sejumlah eksperimen yang dilakukan kala itu didapati sejumlah perpaduan warna yang cukup banyak. Seperti hijau, ungu, dan sejumlah warna yang dihasilkan dari perpaduan beberapa warna utama.

Tentang situs kami lainnya bisa lihat di layanan aqiqah solo, aqiqah jogja, aqiqah semarang, perlengkapan haji dan seragam batik.

Untuk pemesanan atau informasi kain batik bisa sms atau whatsapp ke :
0822 6565 2222 Pak Mudzakir.
Kami menyarankan menggunakan whatsapp untuk mempermudah dalam koordinasi. Baik gambar motif batik maupun pengiriman kelokasi Anda.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar